Pansus Covid-19 DPRD Kota, Minta Pemkot Cabut Surat Edaran Pembantasan Jam Malam

Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kota Kendari Andi Sulolipu saat memimpin RDP dengan para pelaku UMKM dan Satgas Covid-19 Kota Kendari

FAJARSULTRA.COM KENDARI,-Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Kota Kendari meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mencabut bsurat edaran Walikota Kendari mengenai pembatasan jam malam.

Hal ini disampaikan ketua Pansus Covid-19 DPRD Kota Kendari Andi Sulolipu seusai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Selasa (22/09/2020).

“lni adalah pertemuan kedua dengan para pelaku usaha kecil, para perwakilan tempat hiburan malam dan Satgas Covid-19, yang menindak lanjuti pertemuan awal bahwa ada kereshan di masyarakat bahwa terbitnya surat edaran Walikota mengenai pembatasan jam malam yang berdampak pada masalah perekonomian,” katanya.

“Olehnya itu, dari hasil pertemuan tadi dihasilkan bahwa Surat Edaran Walikota Kendari mengenai pembatasan jam malam harus segera dicabut,” lanjutnya.

Sebab kata dia, pemberlakuan jam malam tersebut banyak merugikan para pelaku usaha malam.

“Mereka ini penyumbang pajak terbesar di Kota Kendari, keluhan mereka perlu juga mendapat perhatian dari kami dan pemerintah,” terangnya.

Selain itu, pemberlakuan pembatasan jam malam yang dimulai pukul 22.00 sampai 04.00 tidak efektif untuk menurunkan jumlah kasus Covid-19.

“Kalau kita lihat data Satgas jumlah yang terpapar itu terus menunjukkan tren peningkatan ini membuktikan bahwa pembantasan jam malam ini tidak efektif,” terangnya.

Harusnya, dalam pencegahan Covid-19 ini pemerintah Kota Kendari lebih meningkatkan Protokol Kesehatan.

“Mulai dengan lebih mendisiplinkan penggunaan masker, jalur-jalur masuk baik darat, laut dan udara lebih ditingkatkan kemampuannya, tunjangan untuk petugas yang bekerja lebih ditingkatkan sehingga mereka semangat dan serius, inilah hal-hal yang harus diperhatikan,” terangnya.

Para pelaku UMKM mengikuti RDP mengenai Surat Keputusan Walikota Kendari mengenai pemberlakuan jam malam.

Olehnya itu pihaknya bakal bersurat kepada Walikota Kendari untuk segera mencabut surat edaran pemberlakuan jam malam.

“Hasil rapat ini kita akan teruskan ke Ketua DPR sehingga ketua membuat surat ke Pemerintah Kota untuk segera mencabut pemberlakuan pembantasan jam malam. Kalau kami inginnya secapat mungkin karena sangat merugikan teman-teman pelaku-pelaku usaha kecil dan juga pelaku-pelaku usaha malam serta cara ini tidak efektif dalam pencegahan Covid-19,” tandasnya.

In the news
Load More
%d blogger menyukai ini: