HMI Cabang Kendari Desak Kejati Segera Menahan Tersangka Korupsi Diskominfo Sultra

FAJARSULTRA.COM KENDARI,-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) agar segera menahan tersangka kasus dugaan Korupsi di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sultra Berinisial SF dan TT

Ketua Cabang HMI Kendari, Sulkarnain mengatakan Kejati Sultra harus bertindak tegas.

Menurutnya alasan Kejati Sultra tidak menahan SF dan TT karena Sultra tengah mengalami Pandemi Covid-19 sangat tidak tepat.

“Jangan karena alasan Covid-19 lalu kedua tersangka ini dibiarkan berkeliaran penetapan sebagai tersangka sudah sejak tanggal 6 bulan empat kalau tidak salah. Selain itu ini sudah memasuki tahap new normal jadi kami minta Kejati Sultra untuk segera bertindak tengas segera tahan kedua tersangka ini ,” katanya Selasa (19/06/2020).

Pihaknya juga meminta agar Kejati Sultra mengusut tuntas kasus dugaan Korupsi tersebut.

“Kami berkeyakinan masih ada pihak yang terlibat olehnya itu kami meminta Kejaksaan untuk mengusut secara maksimal kasus ini, termasuk dilingkungan DPR,” harapnya.

Selain itu, Sulkarnain juga meminta Gubernur Sultra untuk segera mencopot jabatan SF yang saat ini menjabat Plt Kadis Kominfo Sultra.

“Ini kan sangat miris masa sudah tersangka lalu gubernur belum mencopot, masih banyak yang mampu mengisi jabatan tersebut,” sebutnya.

“Ini harus dipertanyakan kenapa gubernur belum mencopot, jangan sampai ada sesuatunya disana,” terangnya.

Ia berjanji bila Kejaksaan dan Gubernur tidak segera melakukan tindakan maka pihaknya akan melakukan aksi demonstrasi.

“Sebenarnya kami sudah mau turun (Demonstrasi.red) cuma karena ini masih situasi pandemi covid jadi kita tunggu dulu sampai berakhir,” tandasnya.

Sebelumnya pada 9 Juni 2020 Kasi Penkum Kejati Sultra, Herman Darmawan saat dikonfirmasi mengenai penahanan kedua tersangka tersebut memasuki new normal, menyatakan masih akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

“Nanti saya koordinasi dulu sama liding sektornya atau penyidiknya ke bidang Pidsus,” tulisnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya.

Ia juga mengatakan kasus tersebut tengah menjalani tahap satu.

“Untuk perkembangan Kominfo sudah tahap satu yaitu penyerahan berkas perkara ke jaksa peneliti, sekarang sedang diteliti oleh jaksa,” tandasnya.

In the news
Load More
%d blogger menyukai ini: