Hampir Setahun Pimpin Sultra, Pasangan Aman Belum Tuntaskan Jabatan Sekda Definitif

Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra Ali Mazi dan Lukman Abunawas sewaktu kampanye disalah satu daerah di Sultra.

FAJARSULTRA.COM KENDARI,-Meskipun telah hampir setahun Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara, Ali Mazi dan Luman Abunawas (Aman) di Lantik, namun jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Definitif Sultra yang telah kosong sejak bulan Maret 2018 tak kunjung terisi.

Tercatat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, telah beberapa kali melakukan pelantikan Pelaksana Jabatan (Pj) Sekda Sultra dimulai Dari Hj Isma satu kali perpanjangan, Sarifudin Safaa satu kali perpanjangan, dan terakhir La Ode Mustari yang dilantik sebagai Pj Sekda Sultra, dan telah berakhir pada 5 Agustus kemarin.

Gubernur Sultra Ali Mazi, saat ditemui di Kantor DPRD Sultra oleh sejumlah awak media. Rabu (07/08/2019) belum dapat memastikan kapan Jabatan kursi Sekda definitif terisi. Bahkan jabatan PJ Sekda yang telah berakhir pada 5 Agustus 2019 belum dapat Ia simpulkan apakah akan diisi dengan jabatan Pj Sekda kembali sebab pihaknya masih akan berkonsultasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Ya kita serahkan Mendagri. Perpanjang dulu (jabatan PJ Sekda. red), tapi semua kita konsultasi ke Mendagri, lota serahkan semua kan ada relnya jangan sampai ada salah-salah jalan,” katanya.

Mengenai hasil Seleksi Sekda Sultra yang telah mengeluarkan tiga nama yang lolos ketahap selanjutnya dan telah ditetapkan berdasarkan SK nomor 17/JPT.M/II/2019 ditandatangani Ketua Pansel Sekda Sultra Didik Supriyanto, enggan di bahas oleh Ali Mazi.

“Pokoknya aku terserah Mendagri mau apa” terangnya.

Dirinya juga enggan untuk berkomentar mengenai pernyataan Plt. Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Akmal Malik yang mengatakan Kemendagri belum menerima hasil seleksi Sekda Sultra.

“Siapa yang bicara (Belum menyerahkan hasil seleksi Sekda Sultra ke Kemendagri. red) yah tanya lagi ke Dirjen Otda,” terangnya.

Menurutnya ke Kosongan jabatan Sekda definitif bukan hal yang begitu krusial. Sebab, tanpa adanya jabatan Sekda Definif aktifitas pemerintahan tetap berjalan.

“Kan ndak ada kosong, semua pemerintahan jalan lancar, pembahasan apa jalan semua,” tandasnya.

In the news
Load More
%d blogger menyukai ini: