Fashion Show Busana Muslim Masalili, Upaya BI Sultra Dalam Mendorong Pendapatan UMKM

FAJARSULTRA.COM KENDARI,-Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mendorong pengembangan tenun Masalili, salah satu upayanya dengan mengadakan fashion show busana muslim tenun Masalili di Kota Kendari, Selasa (21/052019).

“Busana yang dienakan para model tadu terbuat dari tenun Masili, karya ibu Agista Ariani Ali Mazi, Wigyo Rahardi, Irma Intan dan Dekranasda Muna,” kata Kepala Kantor Perwakilan (KpW) BI Sultra, Suharman Tabrani.

Dikatakan dengan kegiatan ini, Masyarakat di daerah maupun Nasional bisa mengetahui keindahan tenun Masalili bila telah dikemas secara baik, sehingga produksi tenun Masalili oleh para UMKM bisa meningkat seiring dengan meningkatnya daya tarik Masyarakat untuk membeli.

“Pada Oktober 2018 lalu, kami telah melakukan kerjasama yang ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman MoU terkait pengembangan tenun Masalili di Muna. Kerjasama ini antara BI dengan Pemkab Muna lewat Dinas Perindag, UMKM dan Pariwisata serta BPD Sultra Cabang Raha,” katanya .

Selain MoU, pihaknua juga telah melakukan pelatihan untuk menigkatkan kualitas pengrajin dalam membuat corak, motif dan beberapa hal lainnya agar kedepan pemasaran tenun Masalili tidak hanya di tingkat nasional tapi juga internasional.

“Tenun masalili telah memperoleh pelatihan dari seorang designer nasional Didit Maulana. Juga telah diikutkan dalam ukurasi internasional oleh BI dari korator Mr. Jeniffer dari Amerika dan tenun ini lolos. Sehingga tenun Masalili layak dipasarkan di internasional,” bebernya.

Ia berharap, semua tenun di Sultra dapat menjadi champion di tingkat internasional.

“Kami tidak akan berhenti mengembangkan UMKM,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Sultra, Agista Ariani Ali Mazi saat mebuka kegiatan tersebut, mengaku bangga dengan adanya fashion show yang mengangkat kain tenun sebagai bahan utama. Apalagi ia sendiri diminta menjadi salah satu designer yang menampilkan karyanya.

“Saya senang, walaupun saya hanya mampu menampilkan lima busana,” tuturnya.

Ia berharap, apa yang dilakukan BI dapat menajdi motivasi bagi anak-anak bangsa untuk terus berkarya dalam dunia fashion. Salah satunya dunia tenun.

In the news
Load More
%d blogger menyukai ini: