Dugaan TPPO, Polda Sultra Periksa Personil Polres Konawe Berinisial LM

Fajarsultra.com,-Polda Sultra melalui Subdirektorat Penegakan Hukum (Subdit Gakkum) Direskrimum terus melakukan penyelidikan terhadap dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terhadap Indayani (26) yang telah dihilang selama dua tahun sejak 2021 lalu. Saat ini penyidik telah memeriksa Empat orang sanksi salah satunya Oknum Polisi berinisial LM.

Kuasa Hukum Wa Nilo yang merupakan Ibu korban, Suhardin menjelaskan sudah ada Lima saksi yang diperiksa oleh Polisi diantaranya Oknum Kades JS, Oknum Purnawiaran TNI LH, Oknum Tokoh Adat inisial LS dan Oknum Polisi berinisial LM yang merupakan personil Polres Konawe.

“Sudah ada Empat orang yang sudah dipanggil sebagai saksi, dimana ke Empat orang itu masuk sebagai terlapor dalam laporan klien kami,” katanya.

Suhardin juga menjelaskan bahwa ada 11 nama yang dilaporkan dalam kasus dugaan TPPO tersebut. Dan seluruh terlapor memiliki peran masing-masing dalam kasus TPPO yang korban telah hilang selama Dua tahun dan korban hingga saat ini belum diketahui keberadannya.

“Belum semua terlapor diperiksa oleh Polisi dari 11 nama yang kami laporkan, baru Lima orang dan kami harap kasus ini diseriusi oleh penyidik jangan sampai muncul lagi surat SP3 seperti laporan sebelumnya di Polres Kendari,” katanya.

Seperti pemberitannya sebelumnya Kasubdit Gakum Polda Sultra, Kompol Syahrir Hanafi lagi-lagi tak berkomentar tentang pemeriksaan terlapor dalam kasus tersebut. Bahkan Kasubdit meminta media ini untuk mengkonfirmasi ke Humas Polda Sultra.

“Konfirmasi ke Humas yah,” balas Kasubdit saat dikonfirmasi sambil mengirimkan nomor pihak Humas Polda Sultra bernama AIPTU Hasrun.

Namun saat AIPTU Hasrun dikonfirmasi oleh media ini juga tidak mau berkomentar atas dugaan tindak pidana TPPO tersebut. Bahkan AIPTU Hasrun meminta media ini mengkonfirmasi ke Subdit yang menangani perkara tersebut.

“Silahkan tanya ke Subdit yang menangani perkara ini,” katanya.

In the news
Load More
%d blogger menyukai ini: