Diduga Menambang Secara Ilegal, PT Tolakindo Nusantara Indonesia Dilaporkan ke Polda Sultra

FAJARSULTRA.COM,- Aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh PT. Tolakindo Nusantara Indonesia di Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara diduga tak Miliki Izin.

Olehnya itu, Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Tapunggaya Tapuemea Tapunopaka (IPPMATA) melakukan aksi demontrasi sekaligus melaporkan perusahaan yang beroperasi tepatnya di Blok Mandiodo tersebut ke Mapolda Sultra. Rabu (09/11/2022)

Menurut salah satu mahasiswa IPPMATA, Jeri Novriwansyah, PT. Tolakindo Nusantara Indonesia adalah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan ore nikel berdasarkan Izin yang dimilikinya namun faktanya dilapangan perusahaan tersebut melakukan penambangan Ore Nickel yang menurut dugaan kami tidak memiliki izin dan kemudian menimbulkan pertayaan publik menduga aktivitasnya tidak sesuai aturan yang berlaku atau Illegal Mining.

“bahwa sekian banyak perusahaan yang hadir di kabupaten Konawe Utara hanya segelintir perusahaan yang menjalankan dan mengikuti peraturan perundang- undangan dan kaidah-kaidah pertambangan yang baik”. Paparnya

“Seperti halnya dengan PT. Tolakindo Nusantara Indonesia yang kemudian hadir di Kec. Molawe desa tapunggaya atau blok mandiodo dengan wilayah Izin Usaha Pertambangan ore nikel yang masih berstatus KUO yang kita ketahui tidak di perbolehkan untuk melakukan pertambangan sebelum RKAB namun faktanya sudah ada segelintir perusahan yang melakukan aktifitas pertambangan,” lanjutnya.

Dirinya berharap agar Polda Sultra bisa segera memproses laporan dugaan penambangan secara ilegal tersebut sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.

“Harapan kami tentunya agar masih ada penegak hukum yang memiliki jiwa penegakan hukum yang tinggi. Agar bisa menuntaskan apa yang menurut kami melanggar ketentuan perundang – undangan, dalam hal ini dugaan ilegal mining PT. Tolakindo Nusantara Indonesia di Kecamatan Molawe,” tandasnya.

Senada dengan itu, Korlap I masa aksi Rahmad menuturkan PT. Tolakindo Nusantara Indonesia juga diduga telah melakukan aktivitas pertambangan diwilayah IUP PT. Antam.

“Kuat dugaan kami bahwa PT. Tolakindo Nusantara Indonesia telah melakukan aktifitas pertambangan Ore Nikel didalam IUP ANTAM yang sebagian wilanyahnya masih berstatus KUO namun PT. Tolakindo Nusantara Indonesia melakukan kegiatan tersebut dengan sangat terbuka dan melawan hukum, bahkan keberadaan Aparat Penegak Hukum diabaikan atau apakah memang ada keterlibatan APH.“ terangnya.

“Untuk itu kami meminta Aparat Penegak Hukum dalam hal ini Polda Sultra untuk segera menindak tegas pimpinan PT. Tolakindo Nusantara Indonesia dan perusahaan Join Operasionalnya (JO), atas dugaan ilegal mining yaitu menambang Ore Nikel didalam IUP ANTAM yang masih berstatus KUO,” tandasnya.

In the news
Load More
%d blogger menyukai ini: